Pages - Menu

Kamis, 21 Juli 2016

Hei, kamu !

Hei kamu. Maaf karna aku memang sengaja tak menghubungimu lagi. Aku sengaja menjauh darimu. Aku hanya tak ingin terkesan memberi harapan padamu.
Kamu tau berapa lama waktu yg kugunakan untuk mendamaikan hati dan otak ku ? Kamu tau berapa lama aku mengesampingkan rasa sakitku dan membuat diriku seakan2 baik2 saja ?
Yang kamu rasakan sekarang, sudah kurasakan semua kemarin. Aku tau persis bagaimana rasanya.
Sekarang aku hanya ingin lebih menghargai diriku sendiri. Maaf kalau semua ini terkesan amat menyakitimu. 

Minggu, 29 Mei 2016

bismillah

Memulai menulis lagi, ya sekarang memang sedang ingin menulis :)
Bismillah buat keputusan yg ku ambil ini. Aku tau ini berat, aku tau ini tak mudah tapi aku yakin Allah juga akan selalu bersama kita. Yang jelas sekarang niat ku hanya ingin memperbaiki diri saja, ingin tetap di jalan-Nya. Untuk yang selanjutnya terjadi aku pasrahkan semua pada Allah. Aku yakin skenario nya adalah skenario terbaik.
Semoga bisa terus istiqomah, aamiin

Godaan nya berat, tapi kalau g dilawan ya kapan mulainya. Semoga ini bisa menebus kesalahan ku di masalalu. Bukan ingin menyesali, semuanya proses. Dan aku menikmati proses ini. Setidaknya semua ini bisa membuatku lebih dewasa, inshaAllah

Bismillah yaa, percayakan semua pada Allah aja :)

Rabu, 02 Desember 2015

me just who I am to be

Hi. It's me.
Aku bukan wanita suci seperti yang kebanyakan orang kira bila melihat gadis dengan uluran hijab yang panjang. Aku punya masalalu kelam. Aku punya berjuta keburukan yang kalian semua tak sangka. Aku bukan gadis yang sebaik kalian kira. Aku masih punya sifat iri, aku terkadang masih tak bisa menahan amarah ku, bahkan tak jarang aku tak bisa mengontrol kata2 yang keluar dari mulutku. Tak jarang juga aku masih tak menutup aurat ku dengan benar.

Hi. It's me.
Aku tak seperti mereka yang pandai berhias. Aku tak seperti mereka yang terlihat cantik. Aku juga tak seperti mereka yang selalu fashionable. Aku juga tak se-gaul anak2 muda masa kini.

me just who I am to be.
Aku hanya seorang gadis yang sangat jauh dari kesempurnaan. Gadis yang sedang berusaha untuk memperbaiki diri untuk jadi lebih baik.

Untukmu calon imamku,
Aku tak bisa menjanjikan apapun untukmu. Tapi aku akan selalu berusaha menjadi lebih baik agar kau tak menyesal karna memilihku untuk kau sandingkan dengan dirimu kelak.

Tolong jangan menyamakan aku seperti aku dimasalalu. Karena itu hanya akan menghakimi dan menekanku. Bantu aku untuk terus berjalan kedepan dan memperbaiki semuanya.

Minggu, 29 November 2015

???

Ada sesuatu yang masih ingin ku bicarakan denganmu, masih ingin ku tanyakan padamu, masih ingin ku diskusikan dengan mu.
Tapi entah bagaimana aku harus menyampaikannya. Dengan cara apa aku harus menyampaikannya ?
Kenapa masih saja enggan aku beranjak dari tempatku sekarang ?
Kenapa aku masih ingin bertahan disini ?

Selasa, 24 November 2015

Kepada Orang yang Baru Patah Hati

Kepada orang yang baru patah hati, persilahkan dirimu untuk bersedih.
Orang-orang punya pandangan yang aneh tetang bersedih. 
Seakan-akan bersedih adalah hal yang tabu. 
Seakan-akan kamu harus buru-buru tertawa setelah hal buruk menimpa. 
Tapi tidak, 
Seperti hujan di tepi senja, kamu harus membiarkan
Setiap sendu yang ada
Setiap kematian butuh peratapan
Begitu pun cinta yang telah mati
Maka, lakukanlah apa yang orang patah hati lakukan
Menangis hingga kamu tidak bisa mendengar suaramu sendiri,
Makan coklat sebanyak-banyaknya,
Mandi air panas hingga jarimu pucat,
Pergi ke cafe dengan tatapan nanar,
Pesan satu buah es teh manis
Karna kopi mungkin terlalu pahit untuk diminum disaat seperti ini
Izinkanlah dirimu bersedih
Menangislah seakan ini terakhir kalinya kamu dikecewakan seseorang
Menangislah seakan kamu lupa caranya berharap


Kepada orang yang baru patah hati
Setelah kamu bosan bersedih,
Inilah saatnya kamu mengangkat dirimu kembali
Mulai dengan hal yang mudah,
Kamu bisa mencoba mengambil gitar dan
Mengambil nada-nada mayor yang bahagia,
Ambil piano dan bermain soneta yang indah
Atau jika kamu tidak bisa bermain musik,
Lihatlah dirimu di depan cermin dan bersenandunglah
Lalu diantara nada-nada itu, bisikan kepada dirimu sendiri,
"Aku pantas untuk bahagia"


Kepada orang yang baru patah hati
Selalu ada teman untuk menemani kamu
Pergilah bertemu temanmu
Tertawalah sampai lupa waktu
Tanyakan kabar teman yang lain
Pamerlah keberhasilanmu dibidang-bidang yang kamu suka
Dan jika memungkinkan nongkronglah sampai kamu diusir dari tempat itu
Memang sih, kenangan terhadap dirinya kadang masih sering mengganggu
Tempat yang kalian pernah datangi tidak akan terasa sama
Teman yang belum tahu mungkin akan menghampirimu dan bertanya,
"Si dia mana, ya?"
Yang kamu akan balas dengan senyuman tipis
Entah bagaimana menjawabnya
Tapi percayalah satu hal
Semua ini akan berlalu
Sama seperti hal lain di dunia
Semua hal buruk pasti akan beranjak pergi
Hujan pasti akan terganti langit biru
Gelap pasti terganti terang
Dan luka pasti terganti dengan senyuman tipis di bibirmu


Kepada orang yang baru patah hati
Bersabarlah
Karena di setiap gelap, ada cahaya kecil
Karna di setiap sakit, ada pembelajaran
Karna kamu, pantas untuk bahagia kembali. 

By ; Raditya Dika

Rabu, 29 April 2015

lelah

Aku lelah. sangat lelah mungkin :(
Aku ingin sejenak bersandar di bahu mu atau di pelukan kedua orang tuaku hanya unguk menambah asupan semangat menghadapi blok terakhir ini.

Banyak ketakutan yang tersimpan di dalam sini. Banyak keharusan yang harus segera diselesaikan tpi entah harus mulai darimana :(

Harus bagaimana sekarang ?
Harus seperti apa sekarang. Sebentar saja, ijinkan aku bersandar di bahu mu :(

Selasa, 21 April 2015

.

Sekali lagi, kau menempatkanku pada simpangan yang membingungkan. Tunggu dulu, bukan dirimu tapi aku sendiri. Ya, aku yang telah membuat diriku berada di persimpangan ini. Entah aku harus memilih terus berlari ke arah mu atau sebaliknya, berlari menjauhimu. Jawabannya mudah, sudah pasti 90% hatiku menyuruhku untuk berlari ke arahmu. Tapi apa kamu masih mau merentangkan tanganmu untuk menyambutku ?

Entah, saat ini akupun tak mengenali diriku sendiri. Aku bingung siapa aku sekarang. Aku bukan aku yang dulu. Semuanya hilangperlahan. Aku kehilangan diriku sendiri.

Harus bagaimana ?
Aku butuh seseorang, aku butuh kamu.
Aku punya Allah, dan aku tau Allah selalu ada untuk ku setiap saat. tapi setidaknya aku juga ingin menceritakan semuanya padamu. Ya, semuanya...

Selamat malam kamu, orang yang dari dulu ku kagumi dan sampai saat ini aku cintai