Pages - Menu

Kamis, 24 Januari 2013

Sahabat dan Cinta

Hmmmm, what do you think about this ?
Bingung kalo bahas ini sebenernya. Nggak bingung sih, cuma gimana ya jelasin nya ? Ah sama aja kalo gitu! Apasih ? Makin nggak jelas. Ya udah dilanjut aja yuk,

Sahabat dan cinta ....
Gimana menurut kalian untuk 2 hal tersebut di atas ?
(emang kenapa coba ?)

Sahabat sama cinta itu nggak jauh-jauh kok, tapi sahabatan nya sama lawan jenis loh yaa. Apalagi keseringan bareng, sering curhat, ahh udah deh, yang kaya gitu tuh rentan banget terserang virus cinta (sok tau). Tapi kembali lagi ke asalnya, eh maksud ku kembali lagi ke orang nya. Kalo orang nya sama-sama bisa ngendaliin diri, mungkin virus cinta nya nggak bakalan bisa masuk, karna imun-imun yang ada di dalam tubuh bisa dengan cepat membunuh virus tersebut sebelum virus itu sampai ke hati (udah kaya patofisiologi penyakit aja -_- ..) 

Kembali lagi ke pokok pembicaraan kita. Trus gimana kalo sampe dalam sebuah persahabatan itu timbul cinta ? Sebenernya sih nggak kenapa-kenapa yaa. Sah-sah aja kok, selama mereka sama-sama belum ada yang punya (read:pacar), toh cinta itu anugrah kali :D ... Tapi nih yaa, gimana kalo sebuah cinta itu malah ngancurin persahabatan ? Hmm, kasar banget kalo disebut ngancurin, bikin renggang deh. Yak, bikin renggang. Mungkin yang saling jatuh cinta nggak ngrasa, sahabat-sahabat yang lainnya itu loh. Jadi ngrasa cuma sebagai pelengkap doang kalo pas lagi jalan, padahal kalo lagi jalan pun berasa banget kalo kita punya alam yang beda (apa ini?). Trus suasana yang tadinya dan harusnya kekeluargaan banget, jadi kaya sendiri-sendiri gitu, nggak enak kan ? Pernah mikir nggak sih, kalo sahabat-sahabat kamu tuh malah ngrasa ganggu kalian di saat lagi jalan bareng gitu ? Atau mungkin mereka ngrasa kalo kalian nggak nganggap mereka ada. Banyak lagi lah, tapi rasanya susah untuk di jelasin.

Aku sebagai orang yang nulis ini, bukannya mau nyalahin kalian-kalian yang jatuh cinta dalam persahabatan yaa. Wajar kok hal itu,. Tapi ya sekali lagi, kalian pintar-pintar lah nempatin diri, gimana harusnya kalian saat bersama sahabat-sahabat kalian yang lain. Dunia ini nggak di isi sama kalian doang kok, banyak orang lain di sekitar kalian, masih nyadarin hal itu kan ?

Maaf kalo ada yang nggak suka sama tulisan ku ini. Ini hanya potongan kata-kata yang sulit aku keluarkan dan hanya bisa ku rangkai ditulisan ini.
Sudahlah jangan terlalu dihayati, ini hanyalah sebuah TULISAN !

Minggu, 20 Januari 2013

Short message

Rine : What plans today ? :D
Velly : Confused. What do you think ?
Rine : I feel no plans -_-
Velly : Me too... But, it's so bored -.-
Rine : Yes, of course, just stay in kost, gggrrrr
Velly : I'm hungry :( .... OMG, I hate this situation :(
Rine : What do you wanna to eat ?
Velly : Human
Rine : Hahahaa, aku sih emoh :D
Velly : Udah makan neu ?
Rine : Baru makan roti doang :D Masih lapar nih. Mau pada makan g ? Dimana ?
Velly : Mauuu.... Nah di mana nya itu yang g tau :(
Rine : Nah sama vell, laper tapi g tau mau makan apa
Velly : Elly g di kost mu kah ?
Rine : G vell, dia di kost nya
Velly : Makan apa ya neu ? >.<
Rine : ayoo apa aja deh
Velly : Masalahnya apa aja nya itu aku bingung neu :(
Rine : Iya, hahahaha. Trus apa dong ? Makan batu aja gimana ? haha
Velly : Bosen neu, hahahaa
Rine : waduh terus apa dong ?
Velly : Makan enak, dompet yang g enak. Apa ya neu ? Makanan tuh ada apa aja sih ?
Rine : Iya bener banget. Aku ngakak bacanya. Kamu sampe lupa kalo makanan di dunia ini ada apa aja, =))
Velly : Sangking bingungnya mau makan apa neu :(
Rine : Hahaha, tanya elly deh, biasanya dia punya referensi
Velly : oke deh, sik yoo ....
Rine : ;)

Begitulah isi sms ku dan Rine tadi pagi. Gini nih kalo lagi libur kuliah, bingung mau makan apa dan dimana. Udah ngrasa bosen sama makanan sekitar kost dan kampus. Mu makan keluar pun harus pinter2 milih tempat, kalo g dompet jadi tipis-.-
Derita anak kost,
So, buat kalian yang lagi ada di rumah, nikmati lah makanan rumah dengan sebaik2nya, karna jujur aja yaa, makanan rumah itu lebih nikmat sodara2. Sekian, trimakasih >.<


Sabtu, 12 Januari 2013

Kekuranganku, bisakah jadi kelebihanku ?

Namaku Dini, aku bersekolah di SLB. SLB, yaa kalian pasti tau sekolah itu kan ? Sekolah Luar Biasa.
Sekolah yang didalam nya berisi anak-anak yang kurang beruntung, sepertiku. Sudahlah ini bukan masalah besar buat ku, aku masih bisa bersyukur karna aku yakin masih banyak orang yang jauh kurang beruntung dibanding denganku. Aku masih bisa mengukir sebuah senyuman di bibirku, aku masih bisa berkarya dengan keterbatasanku ini, aku baik-baik saja, sungguh. Fisik ku pun tak terlihat ada kekurangan, kecuali bila kalian mengajakku berbicara. Mungkin kalian harus lebih berkonsentrasi untuk mengetahui apa yang ku maksud dan ku bicarakan.

Arya. Namaya Arya. Laki-laki yang pernah sempat mengisi kekosongan hati ini. Aku bersyukur karna ternyata masih ada laki-laki yang mau menerimaku dengan keadaan ku yang seperti ini. Aku menyayanginya, sangat menyayanginya. Dia begitu sabar menghadapiku, aku bersyukur untuk hal itu. Walaupun kami hanya berkomunikasi lewat sebuah pesan singkat. Tapi bagiku tak apa. Aku menyukai hubungan ini. Aku nyaman dengan semua ini, dan aku pikir dia pun merasakan hal yang sama.
Arya adalah salah satu alasan ku untuk bisa terus tersenyum setelah orang tua ku. Dia juga jadi alasan semangat ku selama ini. Aku bisa dengan sangat mudah menerima pelajaran di sekolah ku, aku bisa merasakan bahagia selayaknya orang normal dan melupakan kekurangan ku walau hanya beberapa saat.

Sampai suatu hari,......
Dia mendatangi rumahku. Aku kaget, antara bahagia dan sedih. Dia mengetahui kekurangan ku ini. Aku takut dia akan meninggalkanku. Dan ketakutan ku itu terjadi. Kata yang keluar dari mulutnya begitu membuatku terpukul, PUTUS. Ah ya harusnya dari awal aku sadar diri. Dia memutuskan ku hanya karna aku menuntut ilmu di SLB. Lalu kenapa ? Aku memang mempunyai kekurangan ? Tapi apakah menuntut ilmu di SLB itu adalah sebuah kesalahan ? atau sebuah hal yang memalukan ? Picik sekali pikiran mu kalau memang itu yang kamu pikirkan. Atau kamu memang malu mempunyai seorang pacar yang bersekolah di SLB ? Ya mungkin itu memang jawabanmu. Sudahlah, semua sudah berlalu. Aku bersyukur karna aku tau itu semua lebih awal, Allah pasti menyiapkan yang lebih baik untuk ku.

Setelah itu, aku merasda hari-hariku sedikit membosankan. Sampai pada hari itu, hari dimana ada kakak-kakak dari sebuah Universitas datang ke sekolahku untuk mengunjungi, bermain, olahraga dan bersenang-senang dengan kami semua. Aku melihatnya, membuat tatapan mata ini tak mau berpaling darinya. Siapa nama kakak itu ? Aku berusaha menanyakan pada kakak-kakak yang perempuan. Dapat, namanya Iib. Aku menyukainya, awalnya karna kurasa dia mirip dengan idolaku "Bisma". Aku berusaha meminta no hp nya, tapi sulit.

Kegiatan di sekolahku berakhir, dan itu berarti kakak-kakak yang datang harus pulang. Sedih. Tapi salah satu teman ku mengagetkanku, dia memberiku sebuah no hp, katanya itu no hp kak Iib. Senangnya aku. Saat itu aku sedang bersama salah satu kakak perempuan yang belum pulang, lalu aku memberanikan diri untuk menceritakan tentangku padanya. Alhamdulillah aku mendapat respon baik darinya. Aku juga menceritakan mantan pacarku itu. Lalu aku bertanya-tanya tentang kak Iib.

Saat aku melihatnya pulang, ada rasa sedih di hati ini, sekaligus bertanya apa mungkin kakak itu kesini lagi ? Ah sudahlah. Aku kembali ke tempat kakak perempuan itu lagi kemudian bertanya apakah kaka Iib kesini naik mobil ? Dan kakak itu bilang iya. Seketika hancur semua harapanku. Aku menyerah saat itu juga. Nggak mungkin kak Iib menyukai orang sepertiku. Dia orang kaya, sedangkan aku ? Aku harus melupakan nya, sudahlah semuanya hanya akan tetap menjadi sebuah mimpi.


Note : Cerita ini aku ambil dari sebuah curhatan anak yang bersekolah di SLB yang aku kunjungi saat acara Breakfast (Breaking the silent ft. Visiting Special Friends) bulan Desember tahun lalu. Tapi nama nya di samarkan kok :) Buat adeknya, jangan pernah berkecil hati engan kekurangan yang kamu miliki yaa, jadikan itu sebuah kelebihan buatmu, saya yakin kamu pasti bisa dek. Tetap semangat yaa, dan terus berkarya :)

K A N G E N

Tiba-tiba aja keinget lagi sama lagu ini. Lagi pas pula sama nih hati :D
Berawal dari rekaman Vagus feat Iqbal,
I Like it, apalagi versi rekaman mereka, hihihiii

KANGEN
Kutrima suratmu tlah kubaca dan aku mengerti
Betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku
Didalam hari-harimu bersama lagi

Kau tanyakan padaku kapan aku akan kembali lagi
Katamu kau tak kuasa melawan gejolak didalam dada
Yang membara menahan rasa pertemuan kita nanti
Saat bersama dirimu

Semua kata rindumu semakin membuatku tak berdaya
Menahan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku akupun rindu kamu
Ku akan pulang melepas semua kerinduan
Yang terpendam.....

Kau tuliskan padaku kata cinta yang manis dalam suratmu
Kau katakan padaku saat ini kuingin hangat pelukmu
Dan belai lembut kasihmu
Takkan kulupa slamanya
Saat kau ada di sisiku

Jangan katakan cinta
Menambah beban rasa
Sudah simpan saja sedihmu itu
Ku akan datang.....

Sabtu, 05 Januari 2013

say hello for 2013

Assalamualaikum 2013 :)
Haiii, hello .... ini hari ke-5 di 2013 ....
subhanallah dan alhamdulillah banget :)
Bingung nih mau post apaan. enaknya cerita apa yaa??? cerita tentangku ??? bosen ah. Trus cerita apa dong ? Ya g tau lah ya, blog siapa nanya mau mosting apa ke siapa, ahhh rieweuh euy ....

Yaudah lah yaa, pokoknya postingan pertama di 2013 ini cukup berisikan harapan2 untuk kedepannya.



  1. Semoga g bkalan kena inhall2 lagi
  2. Semoga g kena remed lagi
  3. Semoga ilmu yang di dapat bisa di aplikasikan ke semuanya, dan bermanfaat buat semua
  4. Semoga kuliah lancar
  5. Semoga sifat2 buruk pada luntur plus ilang semua
  6. Semoga diberi kesehatan oleh Allah SWT untuk aku, orangtua ku, teman2 ku dan semua orang yg sayang sama aku
  7. Semoga nilai2 pada naik
  8. Semoga IPK nya naik juga
  9. Semoga bisa ngerjain MCQ dg jawaban yang benar
  10. Semoga nafsu buat belajar semakin bertambah
  11. Semoga berat badan naik
  12. Semoga tambah tinggi (yang ini ngareppp banget)
  13. Semoga planing2 yang udah di susun bisa berjalan dengan lancar
  14. Semoga langgeng sama DIA
  15. Semoga tambah kuat dalam menghadapi segala cobaan
  16. Semoga lebih banyak senyuman dibanding tangisan
  17. And the last is, hope Allah will be accept the prayers of the above, Aamiin