Pages - Menu

Sabtu, 12 Januari 2013

Kekuranganku, bisakah jadi kelebihanku ?

Namaku Dini, aku bersekolah di SLB. SLB, yaa kalian pasti tau sekolah itu kan ? Sekolah Luar Biasa.
Sekolah yang didalam nya berisi anak-anak yang kurang beruntung, sepertiku. Sudahlah ini bukan masalah besar buat ku, aku masih bisa bersyukur karna aku yakin masih banyak orang yang jauh kurang beruntung dibanding denganku. Aku masih bisa mengukir sebuah senyuman di bibirku, aku masih bisa berkarya dengan keterbatasanku ini, aku baik-baik saja, sungguh. Fisik ku pun tak terlihat ada kekurangan, kecuali bila kalian mengajakku berbicara. Mungkin kalian harus lebih berkonsentrasi untuk mengetahui apa yang ku maksud dan ku bicarakan.

Arya. Namaya Arya. Laki-laki yang pernah sempat mengisi kekosongan hati ini. Aku bersyukur karna ternyata masih ada laki-laki yang mau menerimaku dengan keadaan ku yang seperti ini. Aku menyayanginya, sangat menyayanginya. Dia begitu sabar menghadapiku, aku bersyukur untuk hal itu. Walaupun kami hanya berkomunikasi lewat sebuah pesan singkat. Tapi bagiku tak apa. Aku menyukai hubungan ini. Aku nyaman dengan semua ini, dan aku pikir dia pun merasakan hal yang sama.
Arya adalah salah satu alasan ku untuk bisa terus tersenyum setelah orang tua ku. Dia juga jadi alasan semangat ku selama ini. Aku bisa dengan sangat mudah menerima pelajaran di sekolah ku, aku bisa merasakan bahagia selayaknya orang normal dan melupakan kekurangan ku walau hanya beberapa saat.

Sampai suatu hari,......
Dia mendatangi rumahku. Aku kaget, antara bahagia dan sedih. Dia mengetahui kekurangan ku ini. Aku takut dia akan meninggalkanku. Dan ketakutan ku itu terjadi. Kata yang keluar dari mulutnya begitu membuatku terpukul, PUTUS. Ah ya harusnya dari awal aku sadar diri. Dia memutuskan ku hanya karna aku menuntut ilmu di SLB. Lalu kenapa ? Aku memang mempunyai kekurangan ? Tapi apakah menuntut ilmu di SLB itu adalah sebuah kesalahan ? atau sebuah hal yang memalukan ? Picik sekali pikiran mu kalau memang itu yang kamu pikirkan. Atau kamu memang malu mempunyai seorang pacar yang bersekolah di SLB ? Ya mungkin itu memang jawabanmu. Sudahlah, semua sudah berlalu. Aku bersyukur karna aku tau itu semua lebih awal, Allah pasti menyiapkan yang lebih baik untuk ku.

Setelah itu, aku merasda hari-hariku sedikit membosankan. Sampai pada hari itu, hari dimana ada kakak-kakak dari sebuah Universitas datang ke sekolahku untuk mengunjungi, bermain, olahraga dan bersenang-senang dengan kami semua. Aku melihatnya, membuat tatapan mata ini tak mau berpaling darinya. Siapa nama kakak itu ? Aku berusaha menanyakan pada kakak-kakak yang perempuan. Dapat, namanya Iib. Aku menyukainya, awalnya karna kurasa dia mirip dengan idolaku "Bisma". Aku berusaha meminta no hp nya, tapi sulit.

Kegiatan di sekolahku berakhir, dan itu berarti kakak-kakak yang datang harus pulang. Sedih. Tapi salah satu teman ku mengagetkanku, dia memberiku sebuah no hp, katanya itu no hp kak Iib. Senangnya aku. Saat itu aku sedang bersama salah satu kakak perempuan yang belum pulang, lalu aku memberanikan diri untuk menceritakan tentangku padanya. Alhamdulillah aku mendapat respon baik darinya. Aku juga menceritakan mantan pacarku itu. Lalu aku bertanya-tanya tentang kak Iib.

Saat aku melihatnya pulang, ada rasa sedih di hati ini, sekaligus bertanya apa mungkin kakak itu kesini lagi ? Ah sudahlah. Aku kembali ke tempat kakak perempuan itu lagi kemudian bertanya apakah kaka Iib kesini naik mobil ? Dan kakak itu bilang iya. Seketika hancur semua harapanku. Aku menyerah saat itu juga. Nggak mungkin kak Iib menyukai orang sepertiku. Dia orang kaya, sedangkan aku ? Aku harus melupakan nya, sudahlah semuanya hanya akan tetap menjadi sebuah mimpi.


Note : Cerita ini aku ambil dari sebuah curhatan anak yang bersekolah di SLB yang aku kunjungi saat acara Breakfast (Breaking the silent ft. Visiting Special Friends) bulan Desember tahun lalu. Tapi nama nya di samarkan kok :) Buat adeknya, jangan pernah berkecil hati engan kekurangan yang kamu miliki yaa, jadikan itu sebuah kelebihan buatmu, saya yakin kamu pasti bisa dek. Tetap semangat yaa, dan terus berkarya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar